IHSG Anjlok 64 Poin Gara-gara Rencana Kenaikan BBM
Lintascerita.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah. Hal ini anomali lantaran indeks Asia mayoritas bergerak menguat.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Yualdo Yudoprawiro mengatakan, sentimen negatif dari rencana kenaikan BBM subsidi menjadi pemicu anjloknya indeks saham.
"Indeks akan bergerak mixed hari ini masih memfaktorkan potensi kenaikan harga BBM bersubsidi April dan tekanan biaya energi pada emiten-emiten sektor manufaktur," kata dia dalam risetnya di Jakarta, Jumat (24/2/2012).
IHSG, pada akhir perdagangan Jumat melemah 64,25 poin atau 1,6 persen jadi 3.894,56. Indeks LQ45 turun 13,32 poin atau 1,9 persen ke 671,65.
Seluruh sektor pendukung indeks saham kompak bergerak menguat. Sektor perkebunan turun 54,61 poin atau 2,4 persen, sektor keuangan turun 6,45 poin atau 11,3 persen dan sektor tambang turun 33,24 poin atau 1,2 persen.
Nilai transaksi tercatat sebanyak Rp5,4 triliun dengan volume 4,01 miliar lembar saham. Sebanyak 238 saham melemah, sebanyak 52 saham naik, dan 67 saham stagnan.
Indeks Asia pada sore ini bergerak menguat. Hang Seng naik 25,87 poin atau 0,12 persen jadi 21.406, Nikkei naik 51,81 poin atau 0,54 persen ke 9.647 dan Straits Times naik 3,49 poin atau 0,12 persen ke 2.971.
Saham-saham yang bergerak melemah (top losers) adalah PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp2.600 ke Rp68.250, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.700 ke Rp51.950, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp900 ke R16.800.
Saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp1.150 ke Rp40.900, PT BFI Finance Tbk (BFIN) naik Rp150 ke Rp5.350, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp100 ke Rp8.700. (wdi)
Video penolakan kenaikan BBM
demikian lah berita terbaru tentang kenaikan BBM di indonesia . dan bagaimana pendapat kalian ?

0 comments